Si Penapak Jejak

Tepat 7 bulan yang lalu
16 Desember 2018
Ku pernah berpetualang berdua
Bersama adik gendutku
Ku ajak naik nusantara
Dia terlihat bahagia

Bersamaan dengan hari tanda tangan kontrak kerja
Kubawa dia bersamaku
Naik Trans Semarang
Pengalaman pertama baginya
Dan dia terlihat bahagia

Baru pertama bagiku ke kantor naik Trans
Turunlah aku di Halte Milo 2
Lanjutlah berjalan sepanjang 400 m ke arah kantor
Kulihat adikku kelelahan
Ah iya bodohnya aku
Kenapa tak naik ojek online
Tapi tetap saja kulanjutkan, hampir sampai
Ketika melewati jembatan lebar kulihat adikku antusias
Ah panas, ku kenakan topiku pada kepalanya
Setelah melewati jembatan lebar di sisi kiri jalan ada rumah dengan tulisan pink
"Kost Putri Pondok Majapahit"
Kuberkata pada adikku dg iseng "Dik nanti mbak kost disana"
Adikku menjawab "Oh iya mbak" sambil tersenyum dg khasnya

Tak lama sampailah di kantorku
Kuberi adikku minuman
Lalu kuberikan handphone utk hiburan
Kuberpesan "jangan diabisin ya kuotanya tinggal dikit nanti gak bisa pulang"

Selesai tanda tangan kontrak
Ku diajak temanku mencari kos-kosan
Boncengan tiga dengan adikku
Tapi tak menemukan kos yang cocok
Terkecuali kost tukisan pink yg tadi aku lewati
Berpisahlah kita
Aku lanjutkan perjalananku ke Masjid Agung dg GrabCar
Sholat dzuhur

Kuberikan adikku sarung yang kubawa dr rumah
Kuberpesan setelah wudhu "Nanti abis sholat tunggu mbak disini ya"
Sholat selesai dan kulihat adikku menungguku
Setelah sholat kita jalan-jalan ke Menara
Melihat Semarang dengan teropong koin 1000 perak

Ketika di Menara
Adikku sibuk dengan teropongnya
dan aku sibuk bingung memikirkan jalan pulang
Secara tak sengaja
Terlihatlah olehku ada pasar di belakang masjid
Ada Trans yang lewat
Ada halte
Ah syukurlah
Setelah selesai dengan teropongnya turunlah kita ke Museum
Berfoto-foto dan bercengkerama
Kuajak adikku ke belakang Masjid

Astagaaa
Ternyata pintu dikunci
Termenunglah kita berdua
Bingung bagaimana cara keluar dari masjid
Bisa saja kita memesan ojek online
Tapi uang tak cukup wkwkwkw
Lalu mendekatlah adikku ke pagar dekat pintu keluar
Dia melambai-lambai
Memberi kode agar aku kesana

Kulihat ada pagar yang besinya di potong
YEAY
Kesempatan menerobos
Kuminta adikku menerobos dulu
Kubilang hati-hati dengan bekas besi yang dipotong
Tajam
Dia bisa melewati pagar dengan aman
Sekarang giliranku
Jrettttttt
Tanganku tergores besi yang tajam
Tapi tak apa
Kita bisa keluar
YEAY
Berjalanlah kita ke halte
Naiklah Trans dengan biaya 3500 perak per orang
Lalu kita pulang

...
......
........
.............
...............


Sekarang tanggal 16 Juli 2019
Hari libur mingguanku telah usai
Besok bekerja
Ku pulang ke kost dengan Trans Semarang
Kuingat-ingat ketika 7 bulan yang lalu
Penumpang penuh, adikku ku pangku
Tapi sekarang aku berdiri
Mengingat kenangan 7 bulan yang lalu
Dengan mata yang sembab menahan rindu

Kuingat-ingat dimana letak kursi ketika ku pangku adikku
Ya berada di depanku
Aku hanya berdiri memandangi
Menapaki kenangan 7 bulan yang lalu

Ku sengaja turun di halte Milo 2
Lalu berjalan kaki ke kost yang dulu pernah ku tunjuk ke adikku
Kuberjalan kaki sendiri
Gelap, sepi, tak ada si gendut yang menemani
Tumpah sudah air mataku disepanjang perjalanan
Banyak angkot yang menghampiriku tapi kutolak
Ku sengaja menapaki jejak 7 bulan yang lalu

Ketika kuseberangi jembatan lebar
Tanganku berpengangan besi
Kuingat-ingat rona adikku ketika memandangi sungainya
Lucu sekali
Seketika tubuhku oleng
Sedih, rindu, jadi satu

Ku lewati depan rumah dengan tulisan pink
"Kost Putri Pondok Majapahit"
Rumah yang dulu kuberitahu ke adikku
Sekarang menjadi tempat tinggalku


Dik... Kapan mbak bisa ajak main-main lagi?
Mbak merasa berhutang telah mengajakmu main tapi malah menyusahkanmu
Mbak dulu belum punya banyak uang
Maaf...

Adikku
Mbak rindu.....





Komentar